UJI DAYA HAMBAT LOTION EKSTRAK KULIT NANAS (Ananas comosus L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM STEARAT DAN TRIETANOLAMIN TERHADAP Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.59060/ggr9bq74Abstrak
Kulit buah nanas mengandung metabolit sekunder barupa flavonoid, saponin, dan tanin. Senyawa metabolit tersebut mempunyai aktivitas antibkateri terhadap Staphylococcus aureus. Senyawa-senyawa tersebut diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96% Ekastrak yang didapatkan kemudian dibuat mejadi sediaan lotion. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasai konsentrasi dari asam stearate dan trietanolamin sebagai emulgator sediaan lotion ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Konsentrasi ekstrak untuk tiap formula adalah 5%. Variasi konsetrasi asam stearat dan trietanolain untuk formula I (5%;4%), formula II (5,5%;3,5%) dan formula III (6%;3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula I, formula II dan formula III memiliki diamter hambat yang tidak jauh berbeda dengan zona hambat berturut-urut 10,21 mm, 9,72 mm dan 10,13 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi asam stearat dan trietanolamin dalam sediaan lotion ekstrak kulit nanas (Ananas comosus L.) tidak ada pengaruh terhadap daya hambat bakteri staphylococcus aureus.
Referensi
Arifin, A., Jummah, N., & Arifuddin, M. (2022). Formulasi Dan Evaluasi Krim Daun Teh Hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) Dengan Kombinasi Emulgator. Pharmacy: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal Of Indonesia), 19(1), 58-62. Https://Doi.Org/10.30595/Pharmacy.V19i1.10841
Febrianto, Y., Santari, N. P., & Setiyaningsih, W. (2021). Formulasi Dan Evaluasi Handbody Lotion Ekstrak Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Dengan Variasi Konsentrasi Trietanolamin Dan Asam Stearat Sebagai Emulgator. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 4(1), 29–35. Https://Doi.Org/10.52216/Jfsi.V4i1.71
Karim, H. (2019). Uji Daya Hambat Krim Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L.) Terhadap Pseudomonas aeroginosa. 1.
Puspitasary, K., Murti, R. W., Novitasari, M., & Yulianto, D. J. (N.D.). Formulasi Krim Ekstrak Daun Johar (Cassia siamea Lamk.) Dengan Perbandingan Trietanolamin Dan Setil Alkohol Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Yaitu Sesuai Untuk Pengobatan Jerawat Adalah Membentuk Fase Kontinyu Viskoelastik Emulsi Dan Juga Mence. 2024, 3(1), 1–13.
Rahmawati, I., Maulida, R., & Aisyah, S. (2021). Potensi Antibakteri Sediaan Sabun Cair Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus L. Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Atcc 25923. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 4(2), 1–11. Https://Doi.Org/10.52216/Jfsi.Vol4no2p1-11
Ummah, T. H., Wulandari, S., & Winahyu, D. A. (2024). Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Lotion Ekstrak Biji Petai Cina (Leucaena leucocephala) dengan Metode DPPH. Jurnal Analis Farmasi, 9(1), 2-3
Waznah, U., Rahmasari, K. S., Ningrum, W. A., & Slamet. (2021). Bioaktivitas Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) Dalam Sabun Cuci Piring Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Mpi (Media Pharmaceutica Indonesiana), 3(4), 227–228. Https://Doi.Org/10.24123/Mpi.V3i4.4721
Yolandari, S., Tasjiddin Teheni, M., & Wulandari, M. (2022). Uji Ekstrak Etanol Kulit Nanas (Ananas comosus L.) Sebagai Antibakteri. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(1), 1–5. Https://Doi.Org/10.57151/Jsika.V1i1.23
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 yusriyani burhamin, Syarifuddin KA, Sutriana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

