POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS ANTANG

Penulis

  • Muthmainnah Universitas Megarezky
  • Jangga Universitas Megarezky
  • Mochamad Noer Alim Qalby Universitas Megarezky
  • Andi Juaella Universitas Megarezky

DOI:

https://doi.org/10.59060/37mt2w74

Kata Kunci:

Diabetes mellitus, Tipe 2, Hipertensi, Interaksi obat, Puskesmas

Abstrak

Diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang kerap terjadi bersamaan. Penanganan kedua penyakit tersebut umumnya memerlukan lebih dari satu jenis obat secara bersamaan, sehingga meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat yang dapat memengaruhi efektivitas dan keamanan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi di Puskesmas Antang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional secara retrospektif menggunakan data rekam medis periode April-Juni 2025. Sampel diperoleh melalui teknik total sampling sebanyak 56 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Identifikasi interaksi obat dilakukan menggunakan Drugs.com dan Medscape. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang paling banyak ditemukan berjenis kelamin perempuan sebanyak 35 pasien (62,50%) dan kelompok usia terbanyak ditemukan pada rentang 56-65 tahun sebanyak 28 pasien (50,00%). Sebanyak 51 pasien (91,07%) teridentifikasi memiliki potensi interaksi obat. Tingkat keparahan terbanyak berada pada kategori moderat sebanyak 63 kasus (73,26%), diikuti mayor 22 kasus (25,58%), dan minor 1 kasus (1,16%). Mekanisme interaksi obat yang paling banyak ditemukan adalah farmakodinamik sebanyak 55 kasus (63,95%), diikuti farmakokinetik 23 kasus (26,74%), dan mekanisme yang belum diketahui 8 kasus (9,30%). Kombinasi obat yang paling banyak berpotensi menimbulkan interaksi adalah metformin dan amlodipin dengan tingkat keparahan moderat melalui mekanisme farmakodinamik sebanyak 48 kasus (55,81%), diikuti amlodipin dan simvastatin dengan tingkat keparahan mayor melalui mekanisme farmakokinetik sebanyak 22 kasus (25,58%). Kesimpulan penelitian ini, sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi di Puskesmas Antang memiliki potensi interaksi obat dengan tingkat keparahan moderat dan mekanisme farmakodinamik.

Referensi

Abdulkadir, W. S., Djuwarno, E. N., Rasdianah, N., Akuba, J., & Tahir, M. F. (2023). Potensi Interaksi Obat Antidiabetes Melitus Tipe-2 dengan Obat Antihipertensi. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 5(2), 245–252. https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i2.18042

Ardyanto, M. R., Sekti2, B. H., & Ardianto, N. (2024). Gambaran Penggunaan Obat Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Hipertensi Pada Pasien Geriatri di Puskesmas Pakisaji. Journal of Medicine and Clinical Pharmacy, 01(01), 15–22.

Azyenela, L., Pameswari, P., & Fatimah, N. (2025). Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Geriatri Dengan Diabetes Melitus Tipe-2 dan Hipertensi di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia (JMPI), 11(2), 327–334. https://doi.org/10.35311/jmpi.v11i2.820 Potensi

Devianti, A., Hilmi, I. L., & Utami, M. R. (2022). Analisis Interaksi Obat Pada Peresepan Obat Hipertensi dan Diabetes Melitus di Puskesmas Kabupaten Karawang Periode Januari – Juni 2021. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 12(4), 340–349. https://doi.org/10.52643/jbik.v12i4.2406

Dewi, R., Hadriyati, A., & Situngkir, E. N. (2025). Analisis Interaksi Obat Antidiabetik terhadap Clinical Outcome Pasien DM Tipe 2 di RS X Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 14(1), 80–92. https://doi.org/10.36565/jab.v14i1.898

Ginanjar Zukhruf, S., Rahayu, S. A., Darmawan, E., Anggraini, P., & Supadm, W. (2026). Kajian Interaksi Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komorbid Hipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit Area Kota Yogyakarta. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 9(1), 66–80. https://doi.org/10.36387/jifi.v9i1.2909

Gustitik, & Aminudin. (2024). Efektivitas Penggunaan Anthipertensi Dual Terapi Dengan Triple Kombinasi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Komplikasi Hipertensi di RSUD Sambas. Journal Of Social Science Research, 4, 7389–7398. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7576/7062

Hansah, R. B., & Anugrah, F. (2024). Hubungan Antara Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Kejadian Hipertensi di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang. Nusantara Hasana Journal, 1(7), 132–137.

Ilmi, P. N., Hilda Fauziah, & Annisa Farida Muti. (2022). Prevalence of Potential Drug-Drug Interactions Among Prolanis Type 2 Diabetes Patient With Hypertention in Primary Health Care: Cross Sectional Study. Journal of Research in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 1(2), 66–73. https://doi.org/10.33533/jrpps.v1i2.6260

Laksmi Meiliana, M., Ana Resti, I., & Junia Annisa, N. (2023). Profil Penggunaan Antidiabetes Dan Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Dengan Komplikasi Hipertensi di RS TK. 02.07.04 Bandar Lampung. Warta Farmasi, 12, 16–24. https://doi.org/10.46356/wfarmasi.v12i2.268

Latief, M. S., & Chotimah, S. K. (2025). Peran Konseling Farmasis Dalam Mendukung Kepatuhan Minum Obat Dan Kendali Parameter Klinis Pada Pasien Diabetes Melitus Dan Hipertensi Peserta Program Prolanis. Indonesian Journal of Health Science, 5(5), 1162–1176.

Maulia, A. N., Kumala, M. T., & Rochmah, N. N. (2022). Kajian Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit X Periode Agustus 2019. Jurnal Ilmiah Jophus : Journal of Pharmacy UMUS, 3(02), 111–119. http://jurnal.umus.ac.id/index.php/jophus

Muhajiriansyah, & Binuko, R. S. D. (2023). Hubungan antara Kadar HBA1C dan Gula Darah Sewaktu (GDS) dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Darmayu Ponorogo. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), 1–7.

Natanael, J., Damayanti, E., Himayani, R., & Oktafany. (2024). Literature Review: Kajian Potensi Interaksi Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Hipertensi. Sains Medisina, 2(6), 201–206.

Nurfathonah, Y., Junando, M., Wardhana, M. F., & Oktarlina, R. Z. (2026). Literature Review Gambaran Deskriptif Potensi Interaksi Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit. Sains Medisina, 4(4), 419–426. https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i4.966

Rasdianah, N., Madania, M., & Pakaya, M. (2023). Studi Interaksi Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Penyakit Penyerta : Studi Kasus Rumah Sakit X Gorontalo. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 5(1), 192–199. https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i1.8731

Rosita, M. E., & Putri, M. K. (2022). Drugs Related Problems Pada Terapi Hipertensi Dengan Penyakit Penyerta Diabates Melitus Di Puskesmas Dharma Rini Temanggung. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan Indonesia, 2(1), 36–42. https://doi.org/10.61179/jfki.v2i1.331

Sabrini, A. M., Febrianty, F., Natasha, N., & Shafira, A. (2022). Karakteristik Pasien DM Tipe 2 Dengan Hipertensi di Poliklnik Penyakit Dalam RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016-2019. Journal of Medical Studies, 2(2), 72–80.

Sakina, M. A., Annisa, S., Trusda, D., & Surialaga, S. (2023). Gambaran Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipertensi di RSUD Al Ihsan Bandung. Bandung Conference Series: Medical Science, 3(1), 482–488.

Setia Permana, D. A. (2023). Kajian Interaksi Obat Diabetes Mellitus Tipe II Dengan Penyakit Penyerta Hipertensi Di UPTD Puskesmas Cilacap “X.” Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 11(1), 335–342. https://doi.org/10.37824/jkqh.v11i1.2023.483

Susanti, R., Renggana, H., Sadino, A., Rikardo, R., Farhan, Z., & Sujana, D. (2023). Kajian Interaksi Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Klinik “ X ” Kabupaten Garut. Jurnal Ilmu Farmasi Dan Farmasi Klinik, 20(1), 37–42. http:/www.unwahas.ac.id/publikasiilmiah/index.php/ilmufarmasidanfarmasiklinik

Susianti, Y., Sari, A. P., & Rahardjoputro, R. (2023). Potensi Interaksi Obat Pada Peresepan Obat Peroral Pasien Dewasa Rawat Inap Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Komorbiditas Hipertensi Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal JIFS : Jurnal Ilmiah Farmasi Simplisia, 3(2), 120–127.

Tanty, H. N., Charles, Meryta, A., & Zufitasari, A. (2023). Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Geriatri Penderita Diabetes Mellitus di RS “X” Periode Januari-Maret 2022. Jurnal Farmasi IKIFA, 2(1), 1–9.

Diterbitkan

2026-07-31