Formulasi dan Evaluasi Sediaan Sabun Padat Kombinasi Sari Buah Pepaya Jenis California (Carica papaya L.) dan Minyak Zaitun
DOI:
https://doi.org/10.59060/ttbx5440Kata Kunci:
Proses panas, sabun padat, PepayaAbstrak
Sabun adalah bahan pembersih tubuh yang tersusun dari campuran senyawa natrium dan asam lemak. Penelitian ini memanfaatkan sari buah pepaya untuk membuat sabun padat. Buah pepaya mengandung enzim papain yang berfungsi mengangkat sel kulit mati, dan juga terbukti mengandung flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah sari buah pepaya (Carica papaya L.) dan minyak zaitun dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun padat yang baik. Penelitian dilakukan menggunakan metode proses panas (hot process) dengan bahan utama minyak zaitun (27 g), minyak kelapa (20,25 g), minyak sawit (20,25 g), larutan NaOH, dan minyak atsiri (1,8 g). Sediaan sabun padat diformulasikan menjadi empat jenis: F0: Tanpa sari buah papaya, F1: Sari buah pepaya 3%, F2: Sari buah pepaya 6%, F3: Sari buah pepaya 9%. Evaluasi kualitas sediaan dilakukan melalui pengujian organoleptik, pH, kadar air, daya busa, uji iritasi kulit, dan uji kelembapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula memenuhi parameter kualitas sabun berdasarkan standar nasional. Selain itu, penambahan sari buah pepaya terbukti dapat diformulasikan menjadi sabun padat tanpa mengurangi kualitas sediaan, bahkan berkontribusi dalam meningkatkan kelembapan kulit. Dengan demikian, sari buah pepaya dan minyak zaitun dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun padat yang baik.
Referensi
Amrillah, N. A. Z., Rahayu, A., Jamilatun, S., Nuraini, Oktavian, S. A., & Isnaini, N. (2023). Pembuatan Sabun Padat Secara Proses Dingin (Cold Process) Dengan Penambahan Ekstrak Sereh. Agroindustrial Technology Journal, 7(2), 60–70.
Andi Nurpati Panaungi. (2022). Pembuatan Sabun Padat Dari Minyak Kelapa Dengan Penambahan Ekstrak Buah Pare (Momordica Charantia L) Sebagai Antioksidan Menggunakan Metode Cold Process. Borneo Journal of Pharmascientech, 6(1), 38–48. https://doi.org/10.51817/bjp.v6i1.443
Aris, A., Naningsih, N., & Ratnah. (2021). Saponification Testtriasilgliserol Pada Sabun Organik Dengan Minyak Ramah Lingkungan Dalam Upaya Inovasi Pasca Pandemi Covid 19. Jurnal ABDI, 3(1), 11–17.
Dalimunthe, G. I., Sutrisna, B., Rani, Z., & Ginting, O. S. B. (2024). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Sabun Sari Pepaya (Carica papaya L) Sebagai Pelembab. Forte Journal, 4(1), 251–260. https://doi.org/10.51771/fj.v4i1.800
Erna Astuti, Wulandari, F., & Hartati, A. T. (2021). Pembuatan Sabun Padat Dari Minyak Kelapa Dengan Penambahan Aloe Vera Sebagai Antiseptik Menggunakan Metode Cold Process. Jurnal Konversi Universias Muhammadiyah Jakarta, 10(2), 7–12.
Herawati, I., Marlina, L., & Herawati, I. (2022). Pengaruh Variasi Konsentrasi Soda kaustik dan Ekstrak Kulit Pisang Ambon ( Musa paradisiaca ) Terhadap Mutu Sabun Kesehatan. Jurnal TEDC, 16(2), 109–115.
Kim, H. M., Kang, Y. M., Lee, M., & An, H. J. (2024). Papain Suppresses Atopic Skin Inflammation through Anti-Inflammatory Activities Using In Vitro and In Vivo Models. Antioxidants, 13(8). https://doi.org/10.3390/antiox13080928
Maulidha, F., & Dewajani, H. (2023). Pemilihan Jenis Minyak Dalam Pembuatan Sabun Mandi Cair Dengan Metode Hot Process. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 8(4), 876–882. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i4.490
Muti’ah, N., Muliawati, E. S., & Suryaningrum, D. A. (2023). Produksi Sabun Alami Dari Lidah Buaya dan Temu Giring Dengan Metode Cold Process. Journal of Applied Agriculture, Health, and Technology, 1(2), 43–53. https://doi.org/10.20961/jaht.v1i2.481
Neswita, E. (2021). Perbandingan evaluasi fisik dari formulasi sediaan sabun padat ekstrak etanol 96% daun bawang dengan memanfaatkan minyak jelantah dan minyak sawit kemasan. Jurnal Prima Medika Sains, 3(2), 68–73. https://doi.org/10.34012/jpms.v3i2.2035
Ningtias, A., Rani, Z., & Rawitri, K. (2023). Pemanfaatan Limbah Minyak Goreng Sebagai Sabun Natural Eco Enzym Di Desa Kolam Pasar 13 Kecamatan Percut Sei Tuan. Communnity Development Journal, 4(2), 1126–1134.
Pujiastuti, E., & Andreana, D. (2022). Determination of Total Flavonoid Content of A Peel Ethyl Acetate Extract of Carica papaya L. Menara Jurnal of Health Science, 1(2), 58–71.
Rochmawati, U. M., & Andriani, M. R. (2024). Penggunaan sabun organik berbahan minyak zaitun, bengkuang, bunga telang terhadap kulit kering. Jurnal Pendidikan Vokasi Kesejahteraan Keluarga, 1(2), 1–6.
Rodrigues, R., Alves, R. C., & Oliveira, M. B. P. P. (2023). Exploring Olive Pomace for Skincare Applications: A Review. Cosmetics, 10(1). https://doi.org/10.3390/cosmetics10010035
Salsabila, Y., Slamet, A., & Kanetro, B. (2024). Karakteristik Sari Buah dengan Variasi Rasio Labu Kuning-Apel-Nanas dan Lama Pasteurisasi. 19(5), 1–23.
Sari, F. N. I. (2022). Formulasi Sabun Mandi Padat Menggunakan Minyak Kelapa Sawit Dengan Bahan Aktif Ekstrak Tanaman Sereh Dapur (Cymbopogon citratus DC. Stapf) Fima. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 12–26.
Sari, S. A., Firdaus, M., Fadilla, N. A., & Irsanti, R. (2019). Studi Pembuatan Sabun Cair dari Daging Buah Pepaya (Analisis Pengaruh Kadar Kalium Hidroksida terhadap Kualitas Sabun). Talenta Conference Series: Science and Technology (ST), 2(1), 60–65. https://doi.org/10.32734/st.v2i1.313
Walid, M., Simanjuntak, P., & Darmawan, A. (2019). Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Kimia Aktif Kulit Batang Kersen Terhadap Artemia Salina. Ahmad Darmawan, 8(1), 56.
Wijaya, M., Cahyani, V. P., & Alam, M. N. (2024). Pembuatan Sabun Alami Dari Bahan Virgin Coconut Oil ( VCO ). 4, 288–296.
Winanti, D. E. M., & Gultom, F. B. (2024). Pembuatan Sabun Padat dari Minyak Kelapa Dengan Penambahan Gel Lidah Buaya (Aloe vera) Menggunakan Metode Cold Process. Jurnal Laboratorium Sains Terapan, 12–17.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mei Nur Afifah, sri royani, Esti Febri Fatwani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

