MANAJEMEN NYERI ASAM URAT PADA LANSIA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK PIJAT AROMATERAPI
DOI:
https://doi.org/10.59060/w2ed2s68Kata Kunci:
Asam urat, Lansia, Nyeri sendi, {ijat aromaterapi, Bahan herbalAbstrak
Nyeri sendi akibat asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami kelompok lansia dan dapat berdampak pada keterbatasan aktivitas serta penurunan kualitas hidup. Penatalaksanaan nonfarmakologis menjadi salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan nyeri, salah satunya melalui pijat aromaterapi berbahan herbal. Namun, pengetahuan dan keterampilan lansia mengenai pemanfaatan terapi komplementer tersebut masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam manajemen nyeri sendi akibat asam urat melalui edukasi kesehatan, demonstrasi pijat aromaterapi, serta pelatihan pembuatan minyak aromaterapi berbahan herbal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2025 di Sekolah Lansia Lontara Balai UPT KB Kecamatan Rappocini, Kelurahan Minasa Sari, Kota Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi teknik pijat aromaterapi, praktik pembuatan minyak aromaterapi berbahan herbal menggunakan minyak cengkeh, minyak sereh, minyak jahe, dan minyak lavender, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai penanganan nyeri sendi akibat asam urat. Tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum edukasi sebesar 17,21% meningkat menjadi 82,79% setelah kegiatan. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama praktik dan mampu memahami tahapan pembuatan minyak aromaterapi serta teknik pijat sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia terkait manajemen nyeri sendi akibat asam urat melalui pendekatan nonfarmakologis berbasis pijat aromaterapi dan pemanfaatan bahan herbal. Program ini diharapkan dapat mendukung kemandirian lansia dalam mengelola keluhan nyeri serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup.
Referensi
Aldi, D. R., & Algristian, H. (2025). The Effect of Aromatherapy Lavender Essential Oils on the Quality of Life of Patients with Chronic Diseases and Pain. Jurnal Riset Kualitatif Dan Promosi Kesehatan, 4(2), 68–88. https://doi.org/10.61194/jrkpk.v4i2.788
Awanis, H., Heriyanto, H., Mardiani, M., Husni, H., & Wijaya, A. S. (2021). Pengaruh Terapi Foot Massage Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Intensitas Nyeri Rheumatoid Arthritis (Ra) Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Jembatan Kecil Tahun 2021. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
Dentaningtyas, F. A., Margatot, D. I., & Haryani, N. (2025). Managing Pain Related Gout Arthritis in Elderly: An Intervention Using Ergonomic Exercise and Warm Lemongrass Compress in Joyotakan Village, Surakarta. https://doi.org/10.58545/jkki.v5i3.527
Hidayah, D., Sajidin, M., & Merbawani, R. (2023). Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Nyeri Akut Pada Lansia Penderita Gout Athritis Di Upt Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto.
Kasanah, A. Al, Priyoto, P., & Widhi, B. W. (2025). Penyuluhan Terapi Herbal untuk Mengontrol Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi. https://doi.org/10.62951/panggungkebaikan.v2i4.2508
Khairina, R., & Septiany, M. (2024). Pengaruh Intervensi Massage Teknik Effleurage dengan Minyak Zaitun terhadap Penurunan Nyeri Gout Arthritis Ny. Z di Desa Sungai Rangas Hambuku. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2653–2659.
Lameky, V. Y., Akollo, I. R., & Tiwery, R. T. (2024). Efektivitas Minyak Atsiri Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) dan Biji Pala (Myristica fragrans) terhadap Low Back Pain: Studi Perbandingan di Kota Ambon. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(2), 368–374. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i2.267
Muin, R., Panaungi, A. N., Muin, R., & Panaungi, A. N. (2024). Tutorial Pembuatan Balsam Dari Minyak Sereh (Cymbopogon Citratus) Sebagai Pengobatan Relaksasi Pada Masyarakat Desa Panaikang. Indonesian Journal of Community Dedication, 6(1), 30–33. https://doi.org/10.35892/community.v6i1.2153
Nalla, S., Golla, U., Palatheeya, S., & Aouta, E. K. (2023). Aromatherapy (pp. 120–125). Informa. https://doi.org/10.1201/9781003389774-8
Ningtyas, L. A. W., Darmapatni, N. M. W. G., & Armini, N. W. (2025). Pemanfaatan terapi akupresure dan aromaterapi lavender bagi lansia dengan insomnia. Abdimas Kosala, 4(1), 29–35. https://doi.org/10.37831/akj.v4i1.365
Pratiwi, Y. D., & Mustikasari, I. (2024). Penerapan kompres hangat daun kelor terhadap nyeri asam urat pada lansia di Desa Pucangsawit. Jurnal Siti Rufaidah, 2(3), 93–105.
Putra, I. P. E. W., Widyanto, Z., & Wakey, M. (2025). Benefits of Massage Therapy for the Elderly: A Systematic Review from Physical and Mental Health Perspectives. https://doi.org/10.5281/zenodo.17076747
Sahara, S. N., Mulyanti, D., & Soewondo, B. P. (2025). Studi Literatur Efektivitas Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia) sebagai Pereda Nyeri. Bandung Conference Series Pharmacy, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcsp.v5i2.21425
Silva, F. R. O. (2024). Aromatherapy Today: A Science of Integration and Evidence-Based Practice. Deleted Journal, 2(1), bjhae20. https://doi.org/10.62435/2965-7253.bjhae.2025.bjhae20
Syahwal, M., Aluddin, A., & Ihsan, H. (2024). Efektifitas Penggunaan Jahe (Zingiber officinale var. amarum) dan Bawang Merah (Allium cepa L. var. aggregatum) Sebagai Bahan Terapi Nyeri Sendi. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 23(3), 288–291. https://doi.org/10.14710/mkmi.23.3.288-291
Turahman, T., Rahayu, M. P., Sari, G. N. F., Rejeki, E. S., Harmastuti, N., & Supriyadi, S. (2023). Pelatihan pembuatan aromaterapi lavender & grass oil (alternatif pencegah dbd) dan lemon & greentea (karminatif). Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.46808/jurnal_bengawan.v3i1.81
Wati, R. R., Amir, R., Habibah, S., Annisa, S., & Septiani, E. (2025). Edukasi Pemanfaatan Bahan Alam (Cengkeh, Jahe, Dan Lemon) Menjadi “Mbok Ceng” Herbal Candy Sebagai Antihipertensi Dan Peningkatan Daya Tahan Tubuh. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien, 4(2), 39–45. https://doi.org/10.36490/jpmtnd.v4i2.1658
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zakiah Thahir, Haryanto, Andi Budirohmi, Muhammad Taufiq Duppa, Anshari Masri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
