FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN KRIM MINYAK NILAM (Pogestemon cablin, Benth) TERHADAP Propionibacterium acnes

  • admin
  • ZULFAHMI HAMKA AKADEMI FARMASI YAMASI MAKASSAR

Abstract

Minyak Nilam merupakan bahan alam yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai antibakteri, namun penggunaanya masih secara tradisional sehingga perlu dibuat dalam sediaan yang lebih praktis dan tidak mudah rusak seperti sediaan krim. penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengetahui efektivitas antibakteri sediaan krim minyak nilam terhadap Propionibacterium acnes, minyak nilam yang digunakan sebagai zat aktif merupakan hasil penyulingan masyarakat dan digunakan dalam tiga formula yaitu F1 (2,5%), F2 (5%) dan F3 (10%) dengan menggunakan basis vanishing cream. Uji mutu fisik pada sediaan meliputi Organoleptik, uji tipe krim, homogenitas, pH, daya sebar dan daya lekat hasil  yang diperoleh tedapat perbedaan daya lekat, daya sebar dari formula yang dibuat. Uji antibakteri dilakukan dengan teknik difusi agar (sumuran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim minyak nilam memiliki aktivitas antibakteri dengan variasi konsentrasi minyak nilam yaitu 2,5%, 5%, dan 10% didapat zona hambat masing – masing secara berturut-turut yaitu 10,1 mm; 10,9 mm; dan 13,9 mm serta dasar krim yang tidak menunjukkan zona hambat. Berdasarkan hasil uji statistik dengan uji ANOVA-one way menunjukkan perbedaan yang signifikkan aktivitas antibakteri dari ketiga konsentrasi, semakin tinggi konsentrasi minyak nilam pada krim semakin besar zona hambatan yang dihasilkan.

Published
2021-01-31