PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DAN SABUN CUCI PAKAIAN DI DAERAH BONTONOMPO KABUPATEN GOWA

  • Yusriyani Akfar Yamasi Makassar
  • Zakiah Thahir Akfar Yamasi Makassar
  • A. Tenriugi Daeng Pine Akfar Yamasi Makassar
  • Harningsih Karim Akfar Yamasi Makassar
  • Agust Dwi Djajanti Akfar Yamasi Makassar
  • Nurul Hidayah Base Akfar Yamasi Makassar
  • Hernawati Basir Akfar Yamasi Makassar
  • Sukirawati Akfar Yamasi Makassar
  • Maulana Zulkarnain Imansyah Maulana Akfar Yamasi Makassar
  • Raymond Arief N Noena Akfar Yamasi Makassar

Abstract

Kegiatan pembuatan sabun cair cuci piring dan sabun cuci pakaian merupakan hal yang menarik bagi masyarakat karena dapat menambah pengetahuan mengenai cara pembuatan sabun. Sabun cuci piring merupakan bahan yang telah menjadi kebutuhan sehari-hari terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Mahalnya produk sabun cuci piring di pasaran dapat diatasi dengan pembuatan sabun cuci piring sendiri dengan kualitas yang cukup baik dan lebih ekonomis yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk dijual. Dengan adanya sabun pembersih yang dibuat sendiri. Hal ini dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk membeli sabun pembersih pasaran karena sabun yang dibuat lebih murah dan produk sabun yang dihasilkan lebih banyak. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dan sabun cuci pakaian yang aman digunakan kepada masyarakat daerah Katangka Kabupaten Gowa. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini berupa penyuluhan dan pemberian tutorial pembuatan sabun cuci piring yang disimak langsung oleh peserta yang hadir. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan pengabdian ini sebanyak 39 orang yang keseluruhannya adalah warga Desa Katangka Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Kegiatan ini memberikan hasil berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pembuatan produk sabun cuci piring dan sabun cuci pakaian yang aman digunakan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan. Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan yang dapat menambah keterampilan dan sekaligus menciptakan wirausaha baru dan mandiri dan menjadikanya sebagai peluang bisnis. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan sabun cuci piring dan sabun cuci pakaian dapat menambah pengetahuan dan edukasi masyarakat Desa Katangka Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa dalam pembuatan produk sabun cuci yang aman.

References

Apriyani, D. (2013). Formulasi Sediaan Sabun Mandi Cair Minyak Atsiri JerukNip is (Citrus aurantifolia) Dengan Cocamid Dea Sebagai Surfaktan. Universitas Muhammadiyah Surakarta (Doctoral dissertation).

Arwati, I. G. A., Anggraini, R. (2016). Penyuluhan Pembuatan Pencuci
PiringRamah Lingkungan di Wilayah Jakarta Barat, Jumal Abdi
Masyarakat, Jilid 2, No 1, 25-30

Djatmiko, B. & Widjaja, A.P. (1985). Teknologi Lemak dan Minyak Ikan.
Bogor : Agro Industri Press. F ateta-IPB.

https://sulselprov.go.id/pages/info lain/6 diakses tanggal 15 juni 2023

Dalimunthe, N. _A., (2009). Pemanfaatan Minyak Goreng Jelantah pada
Pembuatan Sabun Cuci Piring Cair, Tesis,


Ratih. S. (2022) Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Lidah Buaya Untuk Meningkatkan Kreativitas Remaja Pemuda-Pemudi Di Desa Sidingkat, Jumal AdamIPTS

Sekolah Pasca Sarjana Universitas SumateraUtara, Medan.Jongko. (2009). Sabun Kecantikan: Teori dan Praktek Membuat Sabun Beauty diRumah. JakartaDurapositaChemistry

Zadama: Jumal Pengabdian Masyarakat,1(1), Juli (2022) -Asli Lase6Copyright ©
2022Zadama: Jumal Pengabdian MasyarakatP-ISSN (2962-6943)& E-ISSN (2962-6935)
Published
2023-11-03