UJI SEDIAAN SERUM EKSTRAK KULIT BUAH DURIAN (Durio zibethinus Murray) TERHADAP Propionibacterium acnes
DOI:
https://doi.org/10.59060/9fpazp94Kata Kunci:
Antibakteri, Serum, Ekstrak, Kulit buah durian, Propionibacterium acnesAbstrak
Kulit buah durian (Durio zibethinus Murray) mengandung senyawa aktif yaitu, flavonoid, tanin, saponin, dan fenolik yang bersifat sebagai antibakteri dan antioksidan sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan aktif untuk perawatan kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sediaan serum ekstrak kulit buah durian (Durio zibethinus Murray)memiliki efek antibakteri teradap Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Pengujian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Akademi Farmasi Yamasi Makassar, kemudian dilakukan pengujian aktivitas antibakteri Serum Ekstrak Kulit Buah Durian (Durio zibethinus Murray) dengan metode sumuran danMedium Agar (NA) sebagai media dan diinkubasi selama 1 x 24 jam pada suhu 37oC. Kemudian dilakukan pengamatan dengan mengukur zona hambat yang terjadi pada masing –masing konsentrasi sediaan pada bakteri uji Propionibacterium acnes. Didapatkan hasil zona hambat kosentrasi 10% terlihat diameter 9,5 mm, konsentrasi 15% terlihat diameter 12,2 mm, dan konsentrasi 20% terligat zona hambat 14,9 mm dengan hasil penghamabatan pertumbuhan bakteri yang dikategorikan kuat (10-19mm). Kesimpulan penelitian ini adalah Sediaan serum ekstrak kulit buah durian (Durio zibethinus Murray) dengan konsentrasi 15% dan 20% lebih baik dan lebih kuat bdibanding kosentrasi 10%.
Referensi
Aprilia, M., Sulistyaningtyas, A. R., & Prastiyanto, M. E. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Daging Buah Siwalan ( Borassus flabellifer ) Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 4(Mic), 1769–1775.
Badola, A. (2023). An updated review on acne. World Journal of Biology Pharmacy and Health Sciences, 14(3), 300–317. https://doi.org/10.30574/wjbphs.2023.14.3.0266
Deng, Y., Wang, F., & He, L. (2024). Skin Barrier Dysfunction in Acne Vulgaris: Pathogenesis and Therapeutic Approaches. Medical Science Monitor, 30. https://doi.org/10.12659/msm.945336
Korchowiec, B., Korchowiec, J., Kwiecińska, K., Gevrenova, R., Bouguet-Bonnet, S., Deng, C., Henry, M., & Rogalska, E. (2022). The Molecular Bases of the Interaction between a Saponin from the Roots of Gypsophila paniculata L. and Model Lipid Membranes. International Journal of Molecular Sciences, 23(6), 3397. https://doi.org/10.3390/ijms23063397
Maritska, Z., Sandria, S., Noviyanti, N., Lubis, U. M., Astria, M. W., Prastika, M. A., Chandra, P. A., & Chandra, R. S. S. (2024). Genetics of lamellar ichthyosis. https://doi.org/10.4103/ejdv.ejdv_38_22
Minawati, M., Febriani, Y., & Ihsan, E. A. (2022). Formulasi dan Evaluasi Lulur Limbah Kulit Dalam (Albedo) Buah Durian (Durio zibethinus Murr.) sebagai Kosmetik Alami. 2(1), 1–8. https://doi.org/10.29408/sinteza.v2i1.2750
Safitri. (2022). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Kulit Durian (Durio zibethinus Murr.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Udayana, 36. https://doi.org/10.24843/jfu.2022.v11.i01.p07
Sumarsono, A. S., Novriyenni, N., & Syari, M. A. (2024). Sistem Pemantauan Kesuburan Tanaman Pohon Durian menggunakan Internet Of Things (IOT). https://doi.org/10.62951/repeater.v2i4.247
Vincze, J., & Vincze-Tiszay, G. (2023). The biophysical modelling of the diffusion in the living systems. 8(7). https://doi.org/10.33140/mcr.08.07.01
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Arief Azis, A. Muh. Fadjri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

